Profil

A rejoint le : 11 nov. 2022

À propos

Sang Pemimpi



Sang Pemimpi Baru adalah novel ke-2 di dalam tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada Juli 2006. Dalam novel ini, Andrea mengeksplorasi interaksi persahabatannya dengan dua anak yatim piatu, Arai Ichsanul Mahidin dan Jimbron, serta kemampuan mimpi yang bisa membawa Andrea dan Arai melanjutkan belajar ke Sorbonne, Paris, Prancis.

Dalam novel Sang Pemimpi, Andrea Hirata bercerita perihal kehidupannya di Belitong pada jaman SMA.

Tiga tokoh utama di dalam karya ini adalah Ikal, Arai dan Jimbron. Ikal tidak lain adalah Andrea Hirata sendiri, namun Arai Ichsanul Mahidin adalah saudara jauhnya yang jadi yatim piatu kala tetap kecil.

Arai disebut simpai keramat gara-gara di dalam keluarganya ia adalah orang terakhir yang tetap hidup dan ia pun diangkat jadi anak oleh ayah Ikal.

Jimbron merupakan teman Arai dan Ikal yang terlampau terobsesi dengan kuda dan gagap jika tengah antusias pada sesuatu atau kala gugup. Ketiganya melewati kisah persahabatan yang terjalin berasal dari kecil hingga mereka bersekolah di SMA Negeri Bukan Main, SMA pertama yang berdiri di Belitung anggota timur dan seering bermain bersama di Slot Pulsa.

Andrea mengetahui Arai yang hidup yatim piatu dan mesti hidup sebatang kara ("Simpai Keramat").

Karena, ayahnya salah satu anggota keluarganya, meninggal dunia. Sedangkan, Andrea dan Arai mengetahui Jimbron di Masjid Al-Hikmah. Jimbron diasuh oleh Pendeta Geovanny, keluarga dekat Jimbron yang tidak sama agama, gara-gara Jimbron termasuk anak yatim piatu, mirip layaknya Arai.

Gaya bicara Jimbron agak sedikit gagap, dan Jimbron terobsesi pada kuda, gara-gara gemar melihat serial televisi "The Lone Ranger".

Dari serial televisi tersebut, Jimbron mengagung-agungkan kuda sebagai hewan yang memenangkan perang Badar.

Masjid Al-Hikmah punya struktur organisasi yang terdiri berasal dari Haji Satar, Haji Marhaban Hamim bin Muktamar Aminudin (Taikong Hamim), dan Haji Hazani.

Haji Satar adalah pembuat aturan, Taikong Hamim adalah pelaksana aturan, dan Haji Hazani adalah pengawas aturan.

Namun, sebagai pelaksana aturan, Taikong Hamim termasuk punya karakter tegas yang mirip dengan Pak Mustar, wakil kepala sekolah SMA Negeri Bukan Utama.

Dan kalau hingga akhir sekolah basic dia belum hafal Juz Amma, maka dia dapat dimasukkan ke di dalam kandang di mana dia dapat dipukuli sekeras mungkin, sehingga kala dia nampak dia dapat berjalan zigzag layaknya “ayam yang diracuni oleh racun”. kepiting batu".


Sang Pemimpi

Plus d'actions